Postingan

Freelancer yang Dulu Pernah Jadi Karyawan Pasti Ngerasain 10 Hal Ini

Gambar
Iseng-iseng nulis buat website anak muda kekinian, kemuat juga. Ini tulisan saya yang dipublished di  https://www.idntimes.com/ Setiap manusia pasti menginginkan perubahan yang lebih baik dalam hidupnya. Begitu juga kamu yang dulu bekerja sebagai karyawan dan ingin memperbaiki hidup dengan menjadi wirausaha atau freelancer. Awalnya, ada proses adaptasi yang harus kamu jalani. Tapi, semakin lama kamu akan mulai merasakan perbedaan ketika menjadi karyawan dan ketika kamu berwirausaha atau menjadi pekerja freelance. 1. Dulu kamu harus bangun dan berangkat dan sesuai jadwal, sekarang... http://www.hellawella.com Dulu kamu harus berangkat sesuai jadwal. Kamu masuk pagi ya harus bangun pagi, begitu juga ketika kamu masuk siang atau malam. Sekarang kamu bisa bangun sesuka hatimu. Yang penting kamu tetap bekerja. 2. Dulu kamu harus pakai baju rapi, make tebal, rambut digelung, sekarang... http://lifestyle.kompas.com Dulu kamu harus menghabiskan waktu lama hanya untuk...

Zona Nyaman

Saya sering mendengar bahwa zona nyaman adalah kondisi yang membuat kita tidak berkembang dan tidak bisa maju. Menurut saya benar juga. Misalnya saya hanya mau bekerja di kota asal saya dan bekerja di perusahaan yang sama selama bertahun-tahun. Udah kerjanya rodi, gajinya juga dibawah UMR, tapi kok betah ya? Tentu saja, itu karena saya merasa nyaman di sana. Biarpun gaji kecil, kerja rodi tapi ada hal-hal lain yang membuat saya nyaman. Apa saja? Setiap orang pasti punya alasan masing-masing. Teman saya ada yang mengalami hal itu. Menurut dia, walaupun gaji kecil dan kerja rodi tapi di sana dia bisa banyak belajar. Dia juga sudah sangat akrab dengan bosnya. Lalu apakah dia ada kemajuan? Mungkin dari segi ilmu yang didapat dia mengalami kemjuan. Untuk gaji  mungkin tidak. Masalah zona nyaman ini bukan hanya untuk karier kita lho. Kita juga sering hidup dimana kita selalu merasa nyaman dengan kondisi emosional kita. Misalnya, kita adalah pribadi yang mudah khawatir, mudah iri, mu...

Kualitas Perempuan Bukanlah Seperti Label Konstruksi Sosial

Kapan nikah? Anaknya udah berapa? Cuma mau punya anak satu? Kok gak bisa masak? Ngiris bawang bukan begitu caranya.  Para perempuan, pernahkah kamu mendengar pertanyaan dan celotehan seperti di atas? Saya sering. Pertanyaan kapan nikah selalu menghampiri saya, apalagi ketika saya sudah memiliki gandengan. Setiap saya datang ke reuni, kondangan, atau hanya bertemu di jalan mereka selalu mempertanyakan hal itu. Seolah-olah tidak ada pertanyaan basa basi lain selain kapan nikah. Lama menjalin kasih dan tak juga menikah, teman-teman kembali memberi pertanyaan yang sama. Kata mereka, jangan lama-lama  menunggu nikah karena usia saya yang sudah tua dan nati akan sulit punya anak. Ada lagi yang berkomentar nanti jadi maksiat. Saya jadi berpikir, apakah hubungan yang tak kunjung diresmikan selalu berujung maksiat? Berbeda halnya saat saya masih single. Saudara dan teman-teman  berebut memperkenalkan saya dengan para pria. Kata mereka, sudah saatnya saya memikirkan pernikah...

Cowok Kamu Posesif? Sebenarnya Hal-hal Inilah Yang Dia Rasakan

Gambar
Punya pacar posesif itu  kalau dirasa lebih banyak gak enaknya dibanding enaknya. Kamu punya acara sendiri, dia protes. Kamu ingin jalan-jalan bersama teman-temanmu, dia ngambek. Kamu ngobrol sama cowok lain, dia cemburu. Tapi sebenarnya ini lho yang ada di pikiran para cowok posesif. Dia Takut Kehilangan Kamu http://shahranadlizan.blogspot.nl/2014/07/sunyisepisendiri.html Sebagian besar cowok menjadi posesif karena mereka pernah mengalami masa lalu yang kurang menyenangkan, misalnya dia pernah ditolak atau bahkan pernah menjadi korban perselingkuhan. Ketika kamu sudah menjadi miliknya, dia takut kamu akan melakukan hal yang sama seperti mantan-mantannya. Karena itulah, dia berusaha melindungi kamu yang saat ini menjadi miliknya. Jangan heran kalau dia sering cemberut bila kamu jalan atau sekedar ngobrol dengan cowok lain. Dia takut kamu tertarik dengan cowok lain dan meninggalkan dia. Dia Takut Jadi Tidak Berguna Buat Kamu https://pixabay.com/en/seaside-man...

Hobi Jalan-jalan dan Jajan, Tubuh Tetap Sehat dan Kuat

Gambar
Ini adalah kisah saya, seorang wanita yang suka travelling dan jajan. Saya pernah hampir menyerah karena semakin bertambahnya usia, kondisi tubuh juga sedikit menurun. Tapi sekarang saya bebas jalan-jalan dan jajan lagi. Ah... bahagianya...

Menikmati Kejatuhan

Bagaimana rasanya pindah-pindah kerja di bidang yang berbeda? Ya, saya adalah orang yang beruntung bisa merasakan hal itu. Setelah mencicipi bekerja sebagai jurnalis yang merupakan cita-cita saya, pengalaman saya selanjutnya adalah bekerja di toko onderdil mesin cetak, toko cat, hotel, dan restoran. Di sini saya mau berbagi pengalaman saya bekerja di hotel dan restoran. Pekerjaan yang menurut saya "bukan saya banget" tp harus saya jalani demi orang tua. Hari pertama masuk hotel, saya yang dibawa oleh juragan yang memang kenalan saya datang mengenakan celana jeans, kemeja, dan sepatu sneakers. Saya pikir, bos saya akan mengajak saya liputan. Ternyata, saya langsung ditempatkan di hotel miliknya. Saya pun disarankan untuk mengenakan celana bahan hitam dan kemeja putih. Esoknya saya datang dengan pakaian tersebut. Tapi, seorang rekan kerja memperingatkan saya untuk mengenakan rok bukan celana. Dia bertanya apakah saya tidak punya rok ketika training sebelumnya. Langsung ...

Dahsyat Kuasa Tuhan

 Ini adalah kisah Theresia Evy Christina yang mengalami mujizat luar biasa dalam hidupnya. Dimuat di Majalah Hidup, tulisan di blog ini saya postkan sesuai tulisan asli saya.  Dia pernah dianggap wanita tidak berharga karena tidak mampu member keturunan. Rumah tangganya pernah gagal. Masa lalunya pahit. Namun, kini Theresia Evy Christina menjadi seorang istri, ibu, dan konselor bagi penderita luka batin. Hari-hari Theresia Evy Christina bisa dikatakan sangat sibuk. Setiap pagi hingga siang hari, dia bersama suaminya mengelola pet shop yang merupakan cabang dari pet shop keluarga . Dia juga merawat sendiri putranya yang masih berusia Sembilan bulan. Sore hari sering digunakan oleh Evy , suami , dan putranya untuk kegiatan pelayanan di persekutuan doa (PD) dengan berbagi kesaksian hidupnya bersamaTuhan. Evy mengaku tidak pernah bosan bila bercerita pengalaman hidupnya bersamaTuhan.Sesekali, Evy berkeliling kotaTegal, Purworejo, Purwokerto, Semarang, Solo, dan b...